新闻是有分量的

Jawab tantangan ayahnya berwirausaha,Kaesang luncurkan aplikasi madhang.id

2017年12月14日上午11:40发布
2017年12月14日上午11:40更新

USAHA BARU。 Kaesang Pangarep(kedua dari kanan)meluncurkan aplikasi madhang.id di Udinus pada Selasa,12 Desember。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

USAHA BARU。 Kaesang Pangarep(kedua dari kanan)meluncurkan aplikasi madhang.id di Udinus pada Selasa,12 Desember。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

SEMARANG,印度尼西亚 - Putra bungsu Presiden Joko“Jokowi”Widodo,Kaesang Pangarep semakin berinovasi untuk mengembangkan sayap bisnisnya。 Kini,ia merambah bisnis启动了dengan meluncurkan aplikasi mobile madhang.id。

Madhang menyasar segmen pasar dari kalangan ibu rumah tangga yang biasanya aktif menjual masakan khas rumahan Indonesia。 Untuk membuat aplikasi itu,ia menggandeng mahasiswa dari Universitas Dian Nuswantoro(Udinus)Semarang untuk berkolaborasi。

“Udinus saya ajak serta karena mereka punya basis ahli teknologi yang mumpuni di masa mendatang,”ujar Kaesang ketika memberi kuliah umum di hadapan 400 mhasiswa bertajuk'Open Your Mind Creative Your Sucess'di Udinus pada Selasa,12 Desember。

Ia mengaku sebelum meluncurkan aplikasi tersebut,Kaesang sudah melakukan riset mendalam untuk menentukan segmen pasar。 Hasil surveinya menunjukkan hampir 90 persen anak muda印度尼西亚suka masakan buatan ibu mereka。 Fakta tersebut dianggap sebagai peluang bisnis dan berujung kepada dirancangnya aplikasi madhang.id。

“Saya mengajak kepada ibu rumah tangga baik itu yang memiliki warung atau tidak,untuk memberikan pelayanan yang maksimal.Sehingga,madhang.id populer di semua daerah,”kata dia。

Syaratnya,Kaesang menjelaskan,yakni mereka harus punya dapur,ponsel pintar dan bersedia menyiapkan tempat untuk pembeli。

“Dengan memiliki tempat,maka ada opsi pembeli bisa makan di tempat,”ujar dia。

Lalu,apa yang mendasari Kaesang melebarkan sayap bisnisnya? Ia mengaku itu merupakan cara untuk menjawab tantangan ayahnya yang ingin agar anak muda berani berkreasi di dunia kewirausahaan。 Ia menjelaskan untuk bisnisnya kali ini agark berbeda,karena madhang.id merupakan启动yang menggabungkan antara penerapan teknologi现代dengan layanan菜单kuliner rumahan。

Tidak selalu sukses

Mungkin dalam pemikiran sebagian orang,karena ia anak Presiden maka usaha dan bisnisnya dijamin selalu sukses。 Tetapi,ia menepis anggapan itu。 Sebagai bukti,ia pernah gagal di masa lampau。

“Saya pernah punya服装系列di tahun 2014年lalu,tapi berakhir bangkrut.Jadi,perlu saya tekankan di sini,tidak semua usaha yang saya tekuni selalu berhasil,”tutur pria berusia 21 tahun tersebut。

Tapi,itu tidak memadamkan semangatnya untuk berwirusaha。 Justru kegagalan tersebut semakin memantik cita-citanya。 Terbukti,kini ia sudah memiliki empat jenis usaha。 Pertama,kaos dengan merk Sang Javas,pisang kremes dengan merk Sang Pisang dan棋盘游戏Hompimpa。

“Madhang.id jadi usaha saya yang keempat.Semoga bisa diterima masyarakat luas,”kata dia。

Ia menjelaskan aplikasi ini ditujukan bagi pelajar,mahasiswa,pekerja kantoran hingga turis。 Pengguna madhang.id bisa berkomunikasi langsung melalui aplikasi dengan tenant。

“Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM)bisa lebih mempunyai value di negaranya sendiri dengan berkembangnya启动semacam ini,”kata dia sambil menjelaskan secara gamblang prospek bisnis启动di tingkat global。

Madhang.id ditopang dari jaringan internet yang dikelola oleh PT Telkom。 运营经理企业,政府和商业服务PT Telkom Indonesia Leonardho Budhi berjanji akan memberikan layanan prima bagi para pebisnis启动seperti milik Kaesang。

“Tentunya kami menghargai jerih payah kids zaman now yang berani bereksperimen dalam menjalankan usahanya di bidang teknologi.Jaringan tanpa putus akan kami berikan secara optimal untuk mendukung usaha-usaha seperti ini,”kata Leonardho。

Sementara Rektor Udinus教授Edi Noersasongko mengapresiasi upaya Kaesang yang mengajak mahasiswanya untuk berwirausaha di bidang teknologi。 Ia menganggap sudah saatnya setiap perguruan tinggi berperan aktif menjadi motor penggerak untuk perubahan di negeri ini。

“Ini penting supaya kita bisa menyiasati perkembangan zaman yang semakin dinamis dan cepat agar tidak terlindas,”kata dia。 - Rappler.com