新闻是有分量的

Ini klarifikasi Kepala Barekraf soal rencana undang SNSD ke Indonesia

发布时间:2017年7月31日上午9:21
更新时间:2017年7月31日上午9:21

DIPROTES。 Rencana Barekraf untuk mendatangkan personel SNSD ke bulan Kemerdekaan pada pertengahan Agustus mendatang menuai protes dari sebagian publik。 Mereka menganggap tampilan SNSD terlalu seksi。 Foto:屏幕截图Youtube

DIPROTES。 Rencana Barekraf untuk mendatangkan personel SNSD ke bulan Kemerdekaan pada pertengahan Agustus mendatang menuai protes dari sebagian publik。 Mereka menganggap tampilan SNSD terlalu seksi。 Foto:屏幕截图Youtube

雅加达,印度尼西亚 - Kepala Badan Ekonomi Kreatif(Barekraf)Triawan Munaf mengklarifikasi informasi bahwa pihaknya akan mengundang girlband asal Korea Selatan,SNSD,ke Indonesia。 Triawan menjelaskan yang akan diundang hanya sebagian personelnya saja dan bukan satu grup secara keseluruhan。

Mereka pun diundang bukan untuk meramaikan kegiatan peringatan HUT ke-72 Indonesia。 Melainkan untuk acara'2018年亚运会倒计时'。

“Kegiatan itu akan dilakukan pada 18 Agustus 2017.Untuk itu,kami akan mendatangkan beberapa artis Asia terkemuka selain tentunya pengutamaan artis penyanyi terkemuka asal Indonesia untuk memeriahkan acara亚洲运动会yang berskala Asia / Internasional tersebut,”ujar Triawan melalui akun instagramnya pada akhir pekan kemarin 。

Itu双关语,kata Triawan,kedatangan personel SNSD masih harus dikonfirmasikan kembali dalam beberapa pekan mendatang。 Klarifikasi disampaikan Triawan dalam unggahan foto ketika ia berkunjung ke Negeri Ginseng dan bertemu dengan Kim Hyo-yeon serta Soo Young。

KLARIFIKASI。 Kepala Barekraf Triawan Munaf mengklarifikasi mengenai rencana pemerintah yang akan mengundang girlband SNSD pada pertengahan Agustus mendatang。 Foto diambil dari akun Instagram

KLARIFIKASI。 Kepala Barekraf Triawan Munaf mengklarifikasi mengenai rencana pemerintah yang akan mengundang girlband SNSD pada pertengahan Agustus mendatang。 Foto diambil dari akun Instagram

Ramainya pemberitaan ini bermula ketika Triawan dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan rangkaian acara di bulan Kemerdekaan untuk memperingati HUT ke-72 RI。 Keduanya kompak mengatakan jika pemerintah juga menggunkan momen itu untuk hitung mundur proses penyelenggaraan Asian Games di Indonesia tahun 2018。

Untuk itu,Barekraf akan mengundang beberapa artis,termasuk penampil dari luar negeri,yakni artis K-Pop Sonyeo Sidae(少女时代)atau少女时代。

“Ada Raisa,Tulus,JFlow,Youtubers Indonesia。 Nanti,ada presscon lagi sih tanggal 14(阿古斯图斯)15(阿古斯图斯)。 Nanti juga ada GirlsGeneration atau SNSD,“kata Triawan pada Jumat kemarin di halaman Istana Kepresidenan。

Ketika memberikan pemaparan kepada media,Triawan tidak menyebut siapa aktris Korsel yang akan didatangkan untuk acara Countdown亚运会。 Nama itu muncul ketika ditanya oleh media。

Rencana itu kemudian diprotes oleh beberapa pihak,salah satunya datang dari psikolog Elly Risman Musa。 Ia menganggap SNSD tidak tepat diundang sebagai penampil di HUT ke-72 RI。 Penampilan mereka di berbagai konser dianggap terlalu seksi。

Ia mempertanyakan pemerintah,apa tidak ada artis lainnya yang dapat diundang ke acara tersebut。 SNSD dianggap tidak layak dijadikan teladan bagi generasi muda lantaran merupakan simbol seks。

Selain itu,juga muncul petisi yang digagas oleh Maimon Herawati agar pemerintah membatalkan rencana untuk mengundang SNSD di hari Kemerdekaan RI。 Saat ini,sudah ada 12.588 orang yang menandatangani petisi tersebut。

“Kira-kira nilai luhur mana yang mau diadopsi dari grup musik seksi seperti Girl Generation / SNSD dari Korea ini,”tulis Maimon di petisi itu。

Ia mengatakan grup penyanyi yang dibentuk oleh SM Entertainment itu menunjukkan budaya objektifikasi perempuan,nilai hedonisme dan gerakan tari yang kadang mirip pornoaksi di atas panggung。

“Teladan seperti apa yang hendak disampaikan pada generasi penerus bangsa Pancasilais ini?”tanya dia。

Diprotes penggemar

Kritik Elly terhadap girlband SNSD kemudian dibalas oleh para penggemar mereka di Indonesia。 Mereka tidak terima jika idolanya disebut simbol seks dan kerap tampil seronok di atas panggung。

Perang komentar di media sosial pun tak terelakan。 Sebagian besar menilai kritik Elly berlebihan,lantaran sejak awal muncul di industri musik 10 tahun lalu,SNSD tidak semata-mata mengandalkan penampilan fisik。

Bahkan,ada yang meminta agar Elly hati-hati memberikan komentar lantaran bisa dilaporkan telah melakukan penghinaan yakni Pasal 310 KUHP。

Mari kita tunggu apakah personel SNSD jadi hadir ke Indonesia pertengahan Agustus mendatang。

- Rappler.com